Prinsip Penjaminan
Mutu
Oleh Analisa Mega Diana
1.
Sistem manajemen mutu kerja proyek
(Vibizmanagement
- Quality) - Manajemen Mutu adalah aspek-aspek dari fungsi manajemen
keseluruhan yang menetapkan dan menjalankan kebijakan mutu suatu
perusahaan/organisasi. Dalam rangka mencukupkan kebutuhan pelanggan dan
ketepatan waktu dengan anggaran yang hemat dan ekonomis, seorang manager proyek
harus memasukkan dan mengadakan pelatihan management kualitas.
Hal hal yang menyangkut
kualitas yang di maksud diatas adalah :
•
Produk / pelayanan / proses pelaksanaan.
•
Proses management proyek itu sendiri.
Didalam
tuntutan zaman , dan dalam era persaingan bebas, kita harus banyak belajar
tentang hal hal yang menyangkut proses manajemen dalam lingkungan kerja,
terutama tentang pentingnya sistem dan realisasinya dalam proyek di lapangan. (narotama,
2011)
2.
Project
Manager
Project
Manager adalah seseorang yang bertindak sebagai pimpinan dalam suatu proyek.
Project manager ini sangat berperan penting dalam adanya suatu proyek, karena
kegagalan dan keberhasilan dari proyek tersebut di tentukan oleh project
manager itu sendiri.
Peranan Manajer Proyek
·
Berperan untuk mengintegrasikan beberapa
kegiatan yang berbeda untuk mencapai tujuan tertentu.
·
Berperan juga sebagai seorang
komunikator. Dengan ini berarti manajer proyek menjadi tempat terakhir
menujunya laporan-laporan, memo, permintaan dan keluhan. Manajer proyek juga
mengambil input dari banyak sumber, mengolah dan menyampaikan informasi ke
beberapa pihak dan memastikan bahwa semua orang yang punya peran dalam proyek
mengetahui informasi mengenai kebijaksanaan, tujuan, anggaran, jadwal
kebutuhan, dan perubahan yang ada dalam proyek sesuai peran yang dimiliki.
·
Berperan untuk mengambil keputusan yang
menjadi wewenangnya, antara lain mengenai realokasi sumber daya, mengubah
lingkup proyek, menyeimbangkan kriteria biaya, jadwal dan performansi
·
Merupakan seorang enterpreuneur yang
harus berusaha untuk melakukan pengadaan dana, fasilitas dan orang agar proyek
dapat berjalan. (pamula, 2014)
3.
Manajemen pelaksana kerja proyek
Tedapat 3 hal pokok dalam proses pengerjaan suatu proyek, yaitu:
·
Perencanaan
Agar output suatu proyek optimal, proyek harus
dikerjakan dengan perencanaan yang matang.
·
Penjadwalan Penjadwalan adalah bentuk implementasi tahap perencanaan di mana
penjadwalan ini memuat informasi tentang waktu pelaksanaan proyek dan kemajuan
proyek yang meliputi progres waktu, durasi, dan sumber daya (tenaga kerja,
material, peralatan, dan biaya).
·
Kontrol proyek/ pengendalian proyek Kontrol proyek atau pengendalian proyek merupakan
tahap yang sangat berpengaruh pada hasil akhir pengadaan suatu proyek.
Adapun ruang lingkup pengerjaan proyek, yaitu;
o
penentuan waktu kapan proyek akan mulai
dikerjakan
o
perencanaan lingkup proyek yang hendak
dikerjakan
o
pembuatan definisi dari ruang lingkup suatu
proyek
o
verifikasi kontrol dan proyek jika terjadi
perubahan selama pengerjaan proyek tengah berlangsung. (lia, 2015)
4. Realisasi
produk
Perencanaan adalah proses mendefinisikan
tujuan organisasi, menyusun strategi guna mencapai tujuan itu, dan
mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi.
Tujuan perencanaan adalah memberi pengarahan, mengurangi ketidakpastian dan menghilangkan pemborosan serta menentukan standar yang akan digunakan.
Keinginan setiap organisasi ialah menghasilkan produk yang berkualitas. Untuk merealisasikan produk yang berkualitas, harus ada perencanan yang baik dan matang antar unit kerja.
Tujuan perencanaan adalah memberi pengarahan, mengurangi ketidakpastian dan menghilangkan pemborosan serta menentukan standar yang akan digunakan.
Keinginan setiap organisasi ialah menghasilkan produk yang berkualitas. Untuk merealisasikan produk yang berkualitas, harus ada perencanan yang baik dan matang antar unit kerja.
Realisasi produk berlangsung melalui
berbagai proses atau operasional kerja. Standar iso 9001 mewajibkan perencanaan
setiap proses kerja guna merealisasikan produk.
Semua proses di bawah ini dibutuhkan untuk merealisasikan produk,(nasution, 2010)
Semua proses di bawah ini dibutuhkan untuk merealisasikan produk,
5. Analisis, pengukuran dan perbaikan
·
Organisasi harus merencanakan dan melaksanakan
pemantauan, pengukuran, analisis dan perbaikan proses yang diperlukan,
·
untuk memperagakan kesesuaian produk,
·
untuk memastikan kesesuaian sistem manajemen
mutu, dan
·
untuk secara berkelanjutan memperbaiki
efektivitas dari sistem manajemen mutu. (tyas, 2016)
DAFTAR PUSTAKA
lia. (2015, july 1). Pengertian
Manajemen Proyek. Retrieved from pengertian management:
http://pengertianmanajemen.net/pengertian-manajemen-proyek/
narotama, u. (2011, desember 07). pengertian
quality management. Retrieved from Sistem manajemen mutu kerja proyek:
http://manajemenmutuproyek.blogspot.co.id/
nasution, z. (2010, september 16). perencanaa
realisasi produk. Retrieved from zulkifli nasution's blog:
http://zulkiflinasution.blogspot.co.id/2010/09/perencanaan-realisasi-produk.html
pamula. (2014, november 15). tugas masing-masing
tim project. Retrieved from pm-rmx:
http://pamularmx.blogspot.co.id/2014/11/tugas-masing-masing-tim-project.html
tyas, h. m. (2016, agustus 16). prinsip penjaminan
mutu. Retrieved from heris muning tyas:
http://herisganasht.blogspot.co.id/
BIOGRAFI
NAMA : ANALISA MEGA
DIANA
SEKOLAH : SMK ISLAM 1
BLITAR







0 komentar:
Posting Komentar