Pengaturan jaringan perusahaan
Oleh Analisa Mega Diana
1. Pengertian Routing
Router adalah perangkat keras dalam jaringan komputer yang berfungsi
untuk menghubungkan dua atau lebih jaringan yang mempunyai protocol yang sama.
sehingga dengan menggunakan router kita bisa menghubungkan 2 ip address yang
memiliki host yang berbeda. (Erik, 2013)
2.
Pengertian routing
Routing
adalah proses pengiriman data maupun informasi dengan meneruskan paket data
yang dikirim dari jaringan satu ke jaringan lainnya.(irwanto, 2016)
3.
Komponen –
komponen router
Komponen
utama dari router adalah sebagai berikut:
− CPU
Central
Processing Unit bertugas menjalankan perintah-perintah dalam operating system.
Beberapa fungsi yang dilaukan oleh CPU seperti: inisialisasi sistem, routing,
dan kontrol interface jaringan. CPU router merupakan sebuah microprocessor.
− RAM
RAM
digunakan untuk informasi table routing, cache fast switching, konfigurasi yang
sedang jalan, dan mengatur antrian paket. Pada kebanyakan router RAM meyediakan
space memory untuk menjalankan fungsi router.
Flash
memori digunakan untuk menyimpan image dari IOS. Router normalnya membutuhkan
IOS default dari flash. Image dapat di-upgrade dengan cara men-download image
baru ke dalam flash. IOS bisa jadi ter-kompresi maupun tidak. Pada kebanyakan
router untuk meng-copy IOS ditansfer ke RAM selama proses booting. Pada router
yang lain IOS mungkin dapat dijalankan langsing dari flash. Flash terpasang
secara single pada slot SIMM atau berupa card PCMCIA yang dapat ditambahkan
atau dilepas pada saat upgrade flash.
− NVRAM
NVRAM
digunakan untuk menyimpan startup configuration. Pada device yang sama EEPROM
dapat digunakan sebagai fungsi NVRAM. Pada device yang lain dipakai untuk
sebagai flash untuk melaukan booting. Isi dari NVRAM tidak akan hilang
meskipung router dimatikan atau di-restart.
− Bus
Sebagian
besar router terdiri atas bus sistem dan bus CPU. Bus sistem digunakan untuk komunikasi
antar CPU dan interface atau slot tambahan. Bus ini mentransfer paket dari dan
ke interface. Bus CPU digunakan untuk akses komponen dari media penyimpan di
router. Bus ini mentransfer perintah dan data ke atau dari alamat memory yang
digunakan.
− ROM
ROM
digunakan secara permanen untuk menyimpan kode-kode startup diagnostic, yang
dikenal dengan nama ROM monitor. Tugas utama ROM adalah untuk dignosa hardware
selama router booting dan loading IOS dari flash ke RAM. Beberapa router, ROM
juga bisa digunakan sebagai sumber booting alternatif. Dan dapat di-upgrade
dengan cara melepas chip pada socketnya.
− Interface
Interface
dari router digunakan untuk menyambungkan koneksi ke luar. Ada 3 tipe
interface: LAN, Wan dan console atau auxiliary (AUX). Interface LAN biasanya
satu atau beberapa tipe ethernet atau token ring yang berbeda-beda. Tiap-tiap
intreface memiliki chip controller yang berfungsi untuk menyambungkan sistem ke
media. Interface LAN biasanya berupa fixed configuration atau modular.
Interface
WAN misalnya serial, ISDN dan integrated CSU. Sama dengan interface LAN, ia
juga mempunyai chip controller. Interface Wan bisa berupa fixed configuration
atau modular.
Port
Console atau AUX adalah prot serial yang digunakan untuk proses konfigurasi. Ia
digunakan sebagai terminal dari komunikasi port pada komputer melalui mod− Power
Supply – power supply digunakan sebagai sumber daya untuk mengoperasikan
komponen di dalam router. Beberapa router kemungkinan mempunyai lebih dari sati
power supply. (KZHIE, 2012)
4.
Pengertian
routing static
Routing static adalah jenis routing yang dilakukan admin/pengelola jaringan
untuk mengkonfigurasi informasi tentang jaringan yang dituju secara manual.
Keuntungan menggunakan Routing static
1.
Meringankan kinerja processor router
2.
Tidak ada bandwidth yang diguanakn untuk pertukaran
informasi dari tabel isi routing pada saat pengiriman paket
3.
Routing statis lebih aman dibandingkan routing dinamis
4.
Routing Statis kebal dari segala usaha hacker untuk
men-spoof dengan tujuan membajak traffik
Kerugian Menggunakan routing static
1.
Administrator jaringan harus mengetahui semua
informasi dari masing-masing router yang digunakan
2.
Hanya dapat digunakan untuk jaringan berskala kecil
3.
Admisnistrasinya cukup rumit dibanding routing
dinamis, terlebih jika banyak router yang harus dikonfigurasi secara manual
4.
Rentan terhadap kesalahan saat entri data routing
statis yang dilakukan secara manual.(MUJIONO)
5.
Pengertian
routing dinamis
Dynamic Routing
(Router Dinamis) adalah
sebuah router yang memiliki dan membuat tabel routing secara
otomatis, dengan mendengarkan lalu lintas jaringan dan juga dengan saling
berhubungan antara router lainnya. Protokol routing mengatur
router-router sehingga dapat berkomunikasi satu dengan yang lain dan saling
memberikan informasi satu dengan yang lain dan saling memberikan informasi
routing yang dapat mengubah isi forwarding table, tergantung keadaan
jaringannya.
Macam-Macam
dari Routing Dinamis (Dynamic Router) adalah
·
RIP (Routing Information
Protocol
·
IGRP (Internal Gateway
Routing Protokol)
·
OSPF (Open Shortest Path
First)
·
EIGRP (Enhanced Internal
Gateway Routing Protokol)
·
BGP (Border Gateway
Protokol) (santekno, 2013)
Routing
Dynamic
Keuntungan routing dinamis :
hanya mengenalkan alamat yang terhubung langsung
dengan routernya (kaki-kakinya).
Tidak perlu mengetahui semua alamat network yang ada.
Bila terjadi penambahan suatu network baru tidak perlu
semua router mengkonfigurasi. Hanya router-router yang berkaitan.
Kerugian routing dinamis :
beban kerja router lebih berat karena selalu
memperbarui ip table pada setiap waktu tertentu.
kecepatan pengenalan dan kelengkapan ip table
terbilang lama karena router membroadcast ke semua router sampai ada yang
cocok. Sehingga setelah konfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap
router mendapat semua alamat ip yang ada.(#24, 2011)
6.
Konfigurasi Router Mikrotik
CARA 1 :
Langkah –
langkah :
1.
install mikrotik
·
check list system
·
check list DHCP
·
check list routing
·
check list routing test
·
check list router board
2.
reboot
3.
login dengan username = admin, password dikosongkan
4.
Setting IP address pada mikrotik/ip address add address=192.168.14.202/24
interface=ether1 disabled=no
/ip address add address=44.33.1.1/24 interface=ether2 disabled=no
/ip address add address=44.33.1.1/24 interface=ether2 disabled=no
5.
Setting Gateway pada Mikrotik
/ip route add gateway=192.168.14.1
/ip route add gateway=192.168.14.1
6.
Setting NAT dalam ip firewall nat/ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade
disabled=no
7.
Setting IP DNS (gunakan DNS dari modem anda, misal:)/ip dns set primary-dns=203.130.231.98
secondary-dns=222.124.185.173 allow-remote-requests=yes
9.
Setting network client
IP address
: 44.33.1.2
Netmask : 255.0.0.0
Gateway : 44.33.1.1
Netmask : 255.0.0.0
Gateway : 44.33.1.1
DNS Server
: 44.33.1.1
10.
Tes koneksi dari pc client
CARA 2 :
Contoh Kasus :
PC CLient — > Switch –> Router —> Internet
PC CLient — > Switch –> Router —> Internet
IP PUBLIC : x.y.z.pub/29
DNS : x.y.z.dns1 dan x.y.z.dns2
Gateway : x.y.z.gw
IP address LOCAL ROUTER : 192.168.100.1/24
IP address Client : 192.168.100.2/24
DNS : x.y.z.dns1 dan x.y.z.dns2
Gateway : x.y.z.gw
IP address LOCAL ROUTER : 192.168.100.1/24
IP address Client : 192.168.100.2/24
Catatan :
Sesuaikan Hardware, IP Address, DNS, Gateway dengan yang anda miliki
Hardware :
Router : RouterBoard 1000 (Mikrotik v3,19 Stable)
Router : RouterBoard 1000 (Mikrotik v3,19 Stable)
Mikrotik RB1000
Switch : D-Link DES-3026 Ethernet Switch
D-Link DES-3026 Ethernet Switch
PC Client : PowerBook G4
Powerbook G4
DAFTAR
PUSTAKA
#24, B. N.
(2011, agustus 11). keuntungan dan kerugian routing static dan dinamic.
Diambil kembali dari aMunz ebem ( Bagus Nur wijoyo ):
http://amunz.blogspot.co.id/2011/08/keuntungan-dan-kerugian-routing-static.html
Erik, S. (2013). Pengertian Routing dan Router.
Diambil kembali dari SSH ONLY:
http://sshonly.blogspot.co.id/2013/06/pengertian-routing-dan-router.html
irwanto, a. (2016, may 26). Pengertian routing dan
router. Diambil kembali dari BLOG FOR LEARNING: http://irwantoadi926.blogspot.co.id/2016/05/pengertian-routing-dan-router.html
KZHIE. (2012, juni 18). Komponen-komponen Router.
Diambil kembali dari KZHIE:
https://kzhie.wordpress.com/2012/06/18/komponen-komponen-router/
MUJIONO, M. (t.thn.). Pengertian, Kelemahan dan Kelebihan
Static Routing. Diambil kembali dari tutorial komputer:
http://www.teorikomputer.com/2012/12/pengertian-kelemahan-dan-kelebihan.html
PROFIL, F. A. (t.thn.). Konfigurasi Router Mikrotik.
Diambil kembali dari Fahmi aa (NIO): https://kejunatic.wordpress.com/tugas-multimedia/konfigurasi-router-mikrotik/
santekno. (2013). Pengertian, Perbedaan Routing Static
dan Routing Dynamic. Diambil kembali dari SanTekno:
http://santekno.blogspot.co.id/2013/01/pengertian-perbedaan-routing-static-dan.html#popup
BIOGRAFI
NAMA : ANALISA MEGA DIANA
SEKOLAH : SMK ISLAM 1 BLITAR






