Analisis Orjinalitas Proyek
Oleh Analisa Mega Diana
1.
Proyek
Suatu rangkaian kegiatan yang menggunakan sejumlah sumber daya untuk memperoleh suau manfaat (benefit).
Suatu rangkaian kegiatan yang menggunakan sejumlah sumber daya untuk memperoleh suau manfaat (benefit).
Kegiatan
ini tentunya memerlukan biaya (cost), yang diharapkan dapat memberikan suatu
hasil (return) dalam jangka waktu tertentu. Dengan demikian diperlukan suatu
perencanaan dan pelaksanaan, yang disesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai. (fikicahbagusdwebos,
2016)
2. Otonomi
tim kerja
Kelompok dan Tim adalah dua konsep berbeda. Kelompok atau group didefinisikan sebagai dua atau lebih individu yang saling bergantung dan bekerjasama, yang secara bersama berupaya mencapai tujuan. Kelompok kerja (work group) adalah kelompok yang para anggotanya saling berinteraksi terutama untuk saling berbagi informasi untuk membuat keputusan guna membantu satu sama lain dalam wilayah kewenangannya masing-masing.
Kelompok kerja tidak memiliki kebutuhan ataupun kesempatan untuk terlibat di dalam kerja kolektif yang memerlukan upaya gabungan dari seluruh anggota tim. Akibatnya, kinerja mereka sekadar kumpulan kontribusi parsial dari seluruh individu anggota kelompok. Tidak ada sinergi positif yang menciptakan tingkat kinerja keseluruhan yang lebih besar ketimbang totalitas input yang mereka berikan. Sementara itu, Tim Kerjamengembangkan sinergi positif melalui upaya yang terkoordinasi. Upaya individual mereka menghasilkan suatu tingkat kinerja yang lebih besar ketimbang totalitas input para individunya. (BASRI, 2011) (prasetyo,
2016)
Kelompok dan Tim adalah dua konsep berbeda. Kelompok atau group didefinisikan sebagai dua atau lebih individu yang saling bergantung dan bekerjasama, yang secara bersama berupaya mencapai tujuan. Kelompok kerja (work group) adalah kelompok yang para anggotanya saling berinteraksi terutama untuk saling berbagi informasi untuk membuat keputusan guna membantu satu sama lain dalam wilayah kewenangannya masing-masing.
Kelompok kerja tidak memiliki kebutuhan ataupun kesempatan untuk terlibat di dalam kerja kolektif yang memerlukan upaya gabungan dari seluruh anggota tim. Akibatnya, kinerja mereka sekadar kumpulan kontribusi parsial dari seluruh individu anggota kelompok. Tidak ada sinergi positif yang menciptakan tingkat kinerja keseluruhan yang lebih besar ketimbang totalitas input yang mereka berikan. Sementara itu, Tim Kerjamengembangkan sinergi positif melalui upaya yang terkoordinasi. Upaya individual mereka menghasilkan suatu tingkat kinerja yang lebih besar ketimbang totalitas input para individunya. (BASRI, 2011)
3. Mengidentifikasikan
topik dan membuat kelompok
a) Para
siswa meneliti beberapa sumber, mengusulkan sejumlah topik, dan mengkategorikan
saran-saran.
b) Para
siswa bergabung dengan kelompoknya untuk mempelajari topik yang telah mereka
pilih.
c)Komposisi
kelompok didasarkan pada ketertarikan siswa dan harus bersifat heterogen.
d) Guru
membantu dalam pengumpulan informasi dan memfasilitasi pengaturan (wiratama, 2014) .
4. Pelaksanaan Cooperative
Group Investigation.
Dalam
pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran Cooperative Group
Investigation maka dapat diperhatikan hal-hal sebagai berikut.
Berdasarkan pendapat ahli di atas maka dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan model pembelajaran Cooperative Group Investigation hal yang harus diperhatikan adalah:
Berdasarkan pendapat ahli di atas maka dapat disimpulkan bahwa dalam pelaksanaan model pembelajaran Cooperative Group Investigation hal yang harus diperhatikan adalah:
1)
Siswa belajar dalam kelompok yang heterogen.
2)
Siswa memilih sendiri topik yang akan dibahas dari pilihan topik yang telah di
tentukan oleh guru
3)
Adanya pembagian kerja antar siswa dalam kelompok
4)
Adanya diskusi, kerjasama dan keterlibatan aktifitas berfikir siswa
5)
Guru berfungsi sebagai penyedia sumber dan fasilitator. (husni, 2013)
5. Langkah-Langkah
Pembelajaran Investigasi Kelompok
1. Learning Together
2.
Teams Games Tournament
3.
Group Investigation
4.
Academic Constructive Controversy
5.
Jigsaw Procedure
6.
Student Team Achievement Division
7.
Complex Instruction
8.
Team Accelerated Instruction
9.
Cooperative Learning Structure
10. Cooperative Integrated Reading and Composition (setiawan, 2016)
DAFTAR PUSTAKA
fikicahbagusdwebos. (2016, agustus). Analisis
Orjinalitas Proyek. Retrieved from Fiki Cah Bagus'Dwe BOS:
http://fikicahkeren.blogspot.co.id/2016/08/analisis-orjinalitas-proyek.html
husni,
j. (2013, november 24). Model pembelajaran Cooperative Grup Investigation.
Retrieved from jumrida usni:
https://jumridahusni2.wordpress.com/2013/11/24/model-pembelajaran-cooperative-grup-investigation/
prasetyo,
d. (2016, agustus 11). Analisis Orjinalitas Proyek. Retrieved from Analisis
Orjinalitas Proyek:
https://kadal31.blogspot.co.id/2016/08/analisis-orjinalitas-proyek.html
setiawan,
a. (2016). Langkah-Langkah Pembelajaran Investigasi Kelompok.
Retrieved from geograph88:
https://geograph88.blogspot.co.id/2016/04/langkah-langkah-pembelajaran.html
wiratama,
y. (2014, januari 05). Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group
Investigation (GI). Retrieved from Model Pembelajaran Kooperatif Tipe
Group Investigation (GI):
http://yudi-wiratama.blogspot.co.id/2014/01/modelpembelajaran-kooperatif-tipe.html
BIOGRAFI
NAMA : ANALISA MEGA DIANA
SEKOLAH : SMK ISLAM 1 BLITAR








0 komentar:
Posting Komentar